Selasa, 15 April 2014

Kesilapan



Ngunandiko.67


Kesilapan

Aristoteles
Dalam kehidupan sehari-hari sering kali kita  keliru dalam menilai suatu peristiwa atau keadaan, baik itu peristiwa atau keadaan alam seperti ruang angkasa (mis : jatuhnya meteor), bumi  (mis :gempa), mahluk hidup (mis : penyakit), dan lain-lain atau non alam seperti ekonomi (mis : inflasi), politik (mis : kudeta), peristiwa sosial (mis : kerusuhan) dan lain-lain.
Kekeliruan dalam menilai suatu peristiwa tersebut dalam renungan dan bahasan ini, kita namakan kesilapan yaitu perbuatan keliru atau salah yang tidak kita sengaja. Kesilapan ini telah dikenali pada masa Aristoteles (384 SM – 322 SM), dalam membahas masalah Logika. Kesilapan tersebut dapat  timbul karena : 

(1) Paham dijadikan bukti (fakta). Menilai suatu peristiwa  berdasar bukti yang secara a priori kita anggap benar, kita belum betul-betul mengamati  kebenaran bukti tersebut ; 

(2) Salah atau lupa memperamati suatu bukti. Lupa atau salah dalam mencari dan memperhatikan suatu bukti. Lupa atau salah tersebut dapat karena pancaindera tidak mampu (mis :Usia), pendidikan, dan pengalaman ; 

(3) Salah dalam menyusun bukti. Salah dalam menyusun bukti untuk mendapatkan undang (hukum). Kesilapan  ini ada tiga ragam :
(a) Kesilapan Analogy, karena persamaan rupa ;
(b) Kesilapan berhubung dengan tempo dan tempat ;
(c) Kesilapan post hoc . . . . . . . . . sebab tunggal ; kesilapan sebab tunggal ini juga bersifat dua macam. 

  • Pertama bersifat (terutama) berhubungan dengan cara berpikir (Logika). 
  • Kedua  (lebih banyak) berhubung dengan Point of View, penjuru dari mana si pemeriksa memandang ;
(4) Kesilapan dalam pelaksanaan. Kalau penjuru memandang telah ditentukan lebih dahulu (lebih-lebih dalam Ilmu Mayarakat) dan bukti cukup, jumlah (quantity) dan mutu (quality) memadai sifat dan bilangannya, dan undang menurut syarat Dialektika dan/atau Logika yang sempurna, maka pelaksanaannya mesti awas sekali memperhatikan Undang Syllogism[1] dan lain-lain. Pada pelaksanaan ini-lah terutama Logika berperan besar.

(5)  Kesilapan karena keliru. Kesilapan ini terbagi pula atas tiga ragam yaitu :

  • Karena kata berlipat (ambiquonus);     
  • Karena akibat sama dengan pokok (Petitio Principli Begging the Question[2]), seperti menghasta kain sarung ;
  • Karena akibat yang tidak berkaitan dengan pokok pembicaraan (Ignoratio Elenchi[3]) ; cara menyimpang, jalan mengapusi.

Dalam renungan dan bahasan ini ke-5 (lima) kesilapan tersebut akan kita periksa satu per satu, serta akan kita sertai beberapa contoh sederhana (lihat : Madilog). Contoh-contoh tersebut adalah  dari peristiwa-peristiwa yang sering kita temui, semoga merupakan contoh yang tepat.

Pertama : Paham dijadikan bukti (fakta) ; Kesilapan yang timbul pada pemeriksaan bukti, sesuatu yang masih berupa faham atau pendapat  telah dianggap sama (a priori) dengan bukti (fakta). Kesilapan seperti itu dinamai kesilapan a priori – disebut pula sebagai “mystifikasi” – tampak tiada berhubungan dengan kecerdasan si pemeriksa (pemikir) memakai Logika. Di negara-negara yang tingkat pendidikannya rendah seperti Indonesia, kesilapan karena “mystifikasi” banyak terjadi, walaupun hal itu terjadi pula di negara-negara maju. 

Sebagai contoh :
  • Sejumlah prajurit dengan mengucapkan mantera-mantera maju menghadapi berondongan peluru musuh tanpa  perlindungan yang memadai, akhir-nya sebagian besar para prajurit tersebut mati tertembak.  kesilapan : prajurit tersebut a priori percaya akan kebal peluru, jika mengucapkan  mantera   
  • Seorang raja mengangkat adik kandungnya menjadi komandan “pasukan kerajaan”   untuk  mencegah terjadinya kudeta  militer, ternyata adiknya tersebut memimpin suatu kudeta untuk menggulingkan-nya. kesilapan : sang raja a priori percaya bahwa keluarga se-ayah dan se-ibu akan saling melindungi
Kedua : Salah atau lupa memperamati suatu bukti ; Kesilapan yang berhubungan dengan pekerjaan mencari bukti, ini adalah kesilapan karena lupa atau salah memperhatikan bukti. Salah dan lupa ini, tidak dapat dianggap sebagai salah dan lupa dalam memakai pancaindera buat memperamati bukti. Seorang cukup umur, cukup didikan, dan cukup pengalaman kalau berkali-kali menghadapi kejadian yang berlawanan dengan kepercayaannya, tetapi terus percaya bahwa kejadian itu cocok dengan anggapannya semula, maka salah atau lupa seperti itu tidak dapat sebagai salah atau lupa dalam arti biasa. Lain dari pada itu memang ada kesilapan psikologi, lupa atau salah memperamati sebab kejadian yang amat mendahsyatkan. Jadi kesilapan kedua ini setengah mystifikasi dan setengahnya psikologis.

Sebagai contoh :
  • Di Indonesia banyak orang meminta bantuan paranormal  untuk mencari barang-barangnya yang hilang. Hasilnya barang-barangnya yang hilang tidak ketemu.– kesilapan : orang itu lupa bahwa paranormal telah sering gagal mengetahui barang-barang yang hilang –
  • Rakyat di suatu Negara mengagumi  garis keturunan, maka rakyat negara tersebut telah memilih seseorang berdasar garis keturunannya untuk memimpin negara (mis : keturunan bekas Presiden untuk menjadi Presiden negara-nya). Ternyata negaranya tidak menjadi makmur.– kesilapan : salah menganggap bahwa garis keturunan  sama dengan kecakapan memimpin negara – 
Ketiga : Kesilapan dalam menyusun bukti mendapatkan undang. Kesilapan ini ada dibagi atas tiga ragam pula : 
(a) Kesilapan Analogy, persamaan rupa ;

Sebagai contoh :
  • Matahari dan bulan adalah dua benda bundar dilangit yang  memancarkan sinar. Jika orang lalu menarik kesimpulan bahwa matahari dan bulan keduanya memancarkan sinar dari dirinya sendiri, maka kesimpulan itu adalah salah. Bulan memancarkan sinar, karena memantulkan sinar matahari.– kesilapan : matahari di-analogi-kan dengan bulan, karena kedua-nya beredar dilangit, bundar dan bersinar –  
  • George Stephenson  (1781 – 1846) dan Thomas Alva Edison (1847 – 1931) keduanya adalah orang yang berkulit putih dan berbahasa Inggris. Jika  orang lalu menarik kesimpulan bahwa kedua orang tersebut adalah warga negara Inggris, maka kesimpulan itu salah. Thomas Alva Edison adalah warga negara Amerika Serikat dan George Stephenson adalah warga negara Inggris. – kesilapan : orang Inggris di-analogi-kan dengan orang Amerika, karena kedua-nya berkulit putih dan berbahasa Inggris.   
(b)  kesilapan berhubung dengan tempo dan tempat ;

Sebagai contoh :
  • Pemilu pada masa Orde Baru selalu dimenangkan oleh Golkar, pada masa Reformasi orang memilih lagi Golkar. Golkar kalah! – kesilapan : Golkar dahulu selalu menang dalam Pemilu, maka sekarang Golkar juga akan menang –   
  • Di Jakarta si Polan sarapan jam 8.00 WIB (waktu Indonesia Barat). Jika di Tokyo si Polan juga sarapan jam 8.00 WIB, maka sarapan si Polan itu mungkin terlalu siang.– kesilapan : jam 8.00 WIB (waktu) di Tokyo dianggap sama dengan waktu  di Jakarta –   
(c) Kesilapan posthoc, ergo propter hoc . . . . . sebab tunggal ; kesilapan ini dapat dikatakan bersifat 2 (dua) macam, yaitu :

Ke-1 : Terutama bersifat berhubungan dengan Logika.

Sebagai contoh :
  • Orang Minang adalah orang yang pandai bedagang ; Kita bisa membuat kesilapan dengan mengatakan bahwa semua orang pandai berdagang adalah orang Minang.
                                         
  • Si Polan adalah orang beragama. Si Polan adalah dermawan ; Kita bisa membuat kesilapan dengan menyimpulkan bahwa semua orang  beragama adalah dermawan.
Ke-2 : Lebih banyak berhubung dengan Point of View, penjuru dari mana sipemeriksa memandang. Dalam perkara berhubungan dengan Benda semata-mata Ilmu Alam & Co boleh jadi kesilapan itu disebabkan salah memakai undang Logika. Tetapi dalam Ilmu Masyarakat, seperti Agama, Politik, Economi & Co pasti kesilapan itu berhubung dengan penjuru memandang. Pemikir kapitalis mesti menyalahkan simpulan pemikir Sosialis dan Komunis. Begitu juga pemikir Sosialis dan Komunist. Tak akan membenarkan simpulan ahli Kapitalist dalam Ilmu Masyarakat itu ! Hidup si Kapitalis, si Komunis mesti mati. Hidup si Komunist mesti mati si Kapitalist. Disini ada perlawanan dan peperangan mati-matian.

Sebagai contoh :
  • Menurut Cluterbuck ; “teroris bagi seseorang adalah pejuang kemerdekaan bagi orang lain”. “Sayap kanan” melihat ada aktor-aktor komunis di balik setiap gerilya yang mereka perangi, begitu pula “sayap kiri” akan memandang ada CIA dengan kacamata yang serupa (lihat : Gerakan Bawah Tanah).
  • Keuntungan suatu perusahaan di Indonesia tergantung dari nilai tukar uang Rupiah terhadap Dolar Amerika (valuta Asing). Kita bisa membuat kesilapan dengan mengatakan ; jika nilai tukar uang Rupiah terhadap Dolar Amerika naik, maka keuntungan perusahaan itu juga naik.  
Ke-empat : Kesilapan dalam pelaksanaan. Kalau penjuru memandang sudah ditentukan lebih dahulu, lebih-lebih dalam Ilmu Mayarakat, dan bukti cukup, quality dan quantitynya, sifat dan bilangannya dan undang diperoleh dengan syarat Dialektika dan/atau Logika yang sempurna, maka penglaksanaan mesti awas sekali memperhatikan Undang Syllogism dsb. Pada penglaksanaan ini terutama Logika bersimaharajalela.

Sebagai contoh :
  • Semua muslim wajib melaksanakan semua perintah Allah. Salah satu perintah Allah adalah sholat 5 kali sehari. Adalah suatu kesilapan dengan mengatakan bahwa seorang yang pernah sholat adalah muslim.
  • Semua dokter adalah  lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kedokteran. Si Polan adalah lulusan Perguruan Tinggi. Kita bisa membuat kesilapan jika menyatakan bahwa si Polan adalah dokter,
Kelima : Kesilapan karena keliru. Kesilapan ini terbagi pula atas tiga ragam ;
a) kata berlipat ;

Sebagai contoh :
  • Pembunuh itu mesti seorang yang paling kejam. Pangeran Diponegoro banyak membunuh musuhnya. Kita bisa membuat kisilapan dengan menyimpulkan bahwa Diponegoro mesti seorang yang paling tamak dan kejam.
  • Penipu itu adalah pekerjaan yang tidak terpuji. Pekerjaan tukang sulap adalah menipu penonton. Apakah pekerjaan tukang sulap pekerjaan yang tidak terpuji ?
b) cara menghasta kain sarung (petitio principli) ; 

Sebagai contoh :
  • Konsultan menerangkan bahwa permintaan (demand) pupuk di Indonesia sangat besar, karena Indonesia memerlukan sangat banyak pupuk. (Permintaan  = memerlukan !).
  • Seorang tertuduh mengatakan bahwa dia tidak bohong, karena telah mengatakan kebenaran. ( tidak bohong = mengatakan kebenaran !)
c) cara menyimpang (ignoratio elenci).

Sebagai contoh :
  • Seorang kontraktor yang gagal melaksanakan tugasnya, si kontraktor tersebut malah menceritakan penderitaannya yang membangkitkan rasa hiba.
  • Pembela (lawyer) koruptor, yang dalam pembelaannya mengemukakan jasa-jasa si koruptor sewaktu perang yang  membangkitkan kekaguman dan simpati, dan bukan mengemukakan bukti-bukti bahwa si koruptor tidak melakukan korupsi. Pembelaan tersebut tergolong sebagai kesilapan dengan “cara menyimpang (ignoratio elenchi)”.
Sebagai penutup ingin kami sampaikan hal-hal sbb :   
  • Dalam kehidupan sehari-hari kita sering keliru dalam menilai suatu peristiwa atau keadaan. Keliru dalam menilai suatu peristiwa atau kesilapan ini dapat berakibat buruk bagi diri kita maupun masyarakat luas. Kesilapan seyogyanya harus selalu kita hindari.
  • Untuk menghidari terjadinya kesilapan, maka dalam menilai suatu peristiwa atau keadaan harus didasari bukti (fakta) dan dilakukan dengan undang (hukum) berpikir yang benar. Disamping itu dalam mendapatkan  bukti (fakta) tersebut, harus dilakukan secara  saksama dan akurat.
  • Ada lima sebab “Kesilapan” yaitu : (1) paham dijadikan bukti (fakta) ; (2) salah atau lupa memperamati suatu bukti (fakta) ; (3) silap dalam menyusun bukti untuk mendapatkan undang (hukum) ; (4) silap dalam pelaksanaan ; dan (5) keliru.
  • Kesilapan karena faham dijadikan bukti (fakta), adalah kesilapan yang seringkali terjadi di negara-negara dengan tingkat pendidikan rakyatnya rendah seperti Indonesia. Kesilapan ini disebut pula sebagai “mystifikasi”.  Mystifikasi” ini  tiada berhubungan dengan kecerdasan sipemikir memakai Logika, mystifikasi dapat dilakukan oleh orang bodoh maupun pandai.
  • Mystififikasi dalam politik sering digunakan untuk meneguhkan kekuasaan ; baik pada masa yang lalu maupun pada masa kini, baik di negara maju maupun dinegara berkembang. Propaganda sering menggunakan mystifikasi (lihat : Propaganda).
Demikianlah semoga renungan dan bahasan ini bermanfaat !
*
Kalau kausingkirkan semua yang mustahil, apa pun yang tersisa, betapapun mustahilnya, adalah kebenaran.” (Arthur-Conan-Doyle).
*


[1] Syllogism: a formal argument in logic that is formed by two statements and a conclusion which must be true if the two statements are true.
[2] Petitio Principii : (circular reasoning, circular argument, begging the question) in general, the fallacy of assuming as a premiss a statement which has the same meaning as the conclusion
[3] Ignoratio Elenchi : a fallacy in logic of supposing a point proved or disproved by an argument proving or disproving something not at issue

Minggu, 24 November 2013

DPR RI

Ngunandiko.58


Buruk muka cermin di-belah.

Pada awal Nopember 2013 yang lalu saya mengunjungi cucu saya yang sedang kuliah di suatu Universitas  di Yogyakarta. Cucu saya berumur 18 tahun dan masih duduk di semester ke-1 fakultas sosial-politik. Seperti halnya anak muda jaman sekarang, ia sudah kritis terhadap keadaan masyarakat pada saat ini.

Gedung DPR - MPR RI
Pada suatu sore hari, sewaktu saya sedang duduk sendirian di teras rumah, cucu saya datang menghampiri dan kemudian duduk disebelah saya. Beberapa saat kemudian terjadi dialog antara cucu saya dengan saya—kakek-nya.

  • Cucu                                        : Aki (cucu saya memanggil saya Aki) sedang apa ?
  • Saya                                        :  Aki membaca surat kabar, berita tentang DPR , sedang reses !
  • Cucu                                        :  Kabarnya anggaran reses anggota DPR besar sekali ya Ki?
  • Saya                                         :  Ya ya. . . . . . . .. . . . . . .... kabarnya begitu ! Tapi selama reses kan pengeluaran anggota DPR sangat besar . . . . . .  ada biaya transport, biaya pertemuan-pertemuan, oleh-oleh untuk para konstituen-nya dan lain-lain.
  • Cucu                                        : Iya ya Ki ! Dito (teman cucu saya, ayahnya anggota DPR) waktu ayahnya pulang reses, ia di-belikan oleh  ayahnya sepeda motor baru, Honda !
  • Saya                                        :  . tersenyum ! (didalam hati saya . . . . . . rupa-rupanya cucu saya mengira pembelian Honda tersebut dari uang reses, yang saya kira belum tentu).
Saya dan cucu saya      . . . . . . . terdiam sejenak . . . . . . . .

  • Cucu                                        :  Para anggota DPR RI itu kerjanya jelek ya Ki?  Banyak yang sering mangkir, blo’on, dan  korup milyaran rupiah ya?.
  • Saya ( . . . balik bertanya . .)           :  Anggota DPR dipilih oleh siapa ? DPR artinya apa?
  • Cucu                                        : Anggota DPR kan dipilih oleh rakyat Indonesia Ki?  Dan DPR  adalah Dewan Perwakilan Rakyat.



  • Saya                                        : Kualitas DPR pada saat ini dibandingkan dengan kualitas rakyat yang memilih-nya . . . . saya kira sudah sepadan  . . . . . maka kita rakyat Indonesia yang memilih anggota DPR - wakil rakyat - harus memperbaiki diri-nya menghadapi Pemilu 2014 nanti, kalau rakyat Indonesia hanya terus mencela DPR  yang telah kita pilih sendiri, itu adalah seperti kata pepatah “Buruk muka cermin di-belah”.
  • Cucu                                        :  Diam saja (tidak menjawab) . . . . mendengar suara Honda milik temannya Dito, Cucu saya tergesa-gesa  meninggalkan saya  menemui Dito, lalu pergi bersama dan lupa pamit Aki-nya.

*
            The quality of an organization can never exceed the quality of the minds that make it up.
  (Dwight Eisenhower)
*
I will not regret leaving what has become a totally disfunctional institution. I will not miss the thrill of making well-researched speeches in a virtually empty room. I will not miss working long hours on irrelevant       ministerial guided committees. I will not miss the posturing.
 (Retiring speech of Canadian Alliance M.P., Lee Morrison)

*

Selasa, 15 Oktober 2013

Kedelai

Ngunandiko.55


Kedelai
(soybean)


Tanaman kedelai  tumbuh diberbagai negara, di  Cina dan Jepang kedelai telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Sedangkan di Amerika Serikat kedelai dikenal pada tahun 1804, kedelai tersebut terbawa kapal dari China.

Kedelai sejak September 2013 yang lalu, karena harganya yang membumbung tinggi, kembali menjadi pemberitaan di media massa  cetak maupun di media massa elektronik di Indonesia. Seperti diketahui kedelai adalah bahan baku pembuatan tempe dan tahu, makanan yang digemari rakyat Indonesia terutama rakyat kecil. Kedelai dikenal dengan  nama  glycine max (nama ilmiah) ; fabaceae (nama keluarga) ; soybean (Inggris) dan kedelai (Indonesia).

Pohon Kedelai
Tanaman kedelai ini tumbuhnya tegak dengan tinggi sampai lk 1 meter, berdaun lebat. Jika kedelai  ditanam di daerah sub-tropis akan memakan waktu sekitar 120 hari, sedangkan di daerah tropis memakan waktu sampai 170 hari untuk berbuah. Buah kedelai berbentuk polong, setiap tanaman mampu menghasilkan 100 – 250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan atau abu-abu. Selama proses pematangan buah, polong yang semula berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman. Tiap polong umumnya berisi satu sampai tiga biji kedelai.
Biji kedelai berkeping dua, terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. embrio terletak di antara keping biji. Warna kulit biji kedelai kuning, hitam, hijau, coklat. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapi ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.

Polong Kedelai
Tanaman kedelai  tumbuh diberbagai negara, di  Cina dan Jepang kedelai telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Sedangkan di Amerika Serikat kedelai dikenal pada tahun 1804, kedelai tersebut terbawa kapal dari China. Pada awalnya kedelai ditanam di Amerika hanya karena rasa ingin tahu.Namun kemudian para pedagang memberitahu bahwa kedelai yang berasal dari Asia (China) tersebut memiliki nilai ekonomi, maka tanaman kedelai lalu dikembang biakkan di Amerika Serikat.
Kedelai termasuk sumber gizi yang baik karena kandungan protein-nya tergolong tinggi (lk 38%). Kedelai (khususnya kedelai hitam) mengandung antioksidan yang dapat mencegah penyakit tertentu seperti jantung koroner dan kanker. Kedelai juga mengandung senyawa lecithin yang bermanfaat menghancurkan timbunan lemak dalam tubuh. Disamping itu tanaman kedelai juga memiliki manfaat dapat mengembalikan kesuburan tanah.
Pada awalnya di Amerika Serikat dari tanaman kedelai tersebut hanya diambil buahnya (biji kedelai) untuk dipakai sebagai pakan ternak dan pohonnya dipakai sebagai tanaman-penyubur tanah (soil-building crop). Kedelai kemudian menjadi komoditi yang berharga sebagai  bahan untuk membuat minyak kedelai, makanan ternak dan berbagai macam makanan lainnya. Amerika Serikat sampai saat ini adalah produsen biji kedelai terbesar di dunia. Kedelai juga merupakan tanaman penting di Argentina, Brasilia, China, India, Indonesia, dan sejumlah negara lain.

Berikut ini adalah 10 negara penghasil kedelai terbesar di dunia (dan Indonesia) serta jumlah produksi-nya (dalam metrik ton biji per tahun) pada tahun 2011 :

  1.                   
    10 NEGARA PENGHASIL KEDELAI TERBESAR DI DUNIA
    &
    INDONESIA
    No.
    Negara
    mTon
    Keterangan
    01
    Amerika Serikat
    84,191,930
    Th 2011
    02
    Brasilia
    74,818,447
    Th 2011
    03
    Argentina
    48,878,771
    Th 2011
    04
    China
    14,485,000
    Th 2011
    05
    India
    12,214,000
    Th 2011
    06
    Paraguay
    8,309,793
    Th 2011
    07
    Kanada
    4,248,300
    Th 2011
    08
    Bolivia
    2,299,857
    Th 2011
    09
    Russia
    1,756,010
    Th 2011
    10
    -
    -
    -
    11
    -
    -
    -
    12
    Indonesia
    843,838
    Th 2011





    “FAOSTAT” FAO                 

Produksi kedelai dunia telah meningkat 5 x (500 persen) selama 40 tahun terakhir, namun   konsumsi kedelai juga telah meningkat diberbagai negara khususnya China antara lain untuk makanan ternak dll.
Sebagai komoditi yang berharga, kedelai diperdagangkan di pasar dunia. Pada waktu ini dikenal ada 4 (empat) perusahaan multinasional yang mendominasi perdagangan dunia akan kedelai yaitu perusahaan- perusahaan  :
  • Archer Daniels Midland Company ( American global food-processing and commodities corporation, headquaetered in Decatur, Illinois) ;
  • Bunge Limited (Bermudan food processing corporation, headquartered in St Louis, Missouri) ;
  • Cargill Incorporated (American privately held, multinational corporation based in Minnetonka) ;
  • Louis Dreyfus Group ( Frernch global conglomerate company that is involved in agriculture, oil, energy and other commodities, headquarters in the World Center, Amsterdam).
Disamping perusahaan-perusahaan tersebut ada perusahaan-perusahaan dagang yang juga aktif dalam perdagangan internasional komoditi kedelai  antara lain adalah sbb :
  • Itochu Corporation ( Japanese general trading concern based in Umeda, Kita-ku, Osaka and Aoyama, Minato, Tokyo) ;
  • Marubeni Corporation ( Japanese trading company—Sogo shosha, headquarter Tokyo) ;
  • Mitsui & Co Ltd ( Japanese trading company—Sogo shosha, headquarter Tokyo) ;
  • Noble Group (manages a portfolio of global supply chains covering a range of agricultural and energy products, as well as metals, minerals and ores, headquarter  Hongkong ; dan
  • Sumitomo Corporation ( Japanese trading company—Sogo shosha, headquarter Tokyo).
Banyaknya perusahaan-perusahaan besar ikut aktip, karena nilai perdagangan kedelai dan produk turunannya cukup besar, diperkirakan lebih dari 100 miliar USD per tahun, Dan tampak dimasa mendatang akan terus bertambah besar.

Kedelai adalah makanan yang umum bagi orang Asia seperti kecap, tahu, tempe  dan lain-lain, Kedelai juga sering diolah menjadi berbagai macam makanan dengan direbus,  digoreng, dibuat tepung, konsentrat atau kecambah dan lain-lain.

Kedelai di sejumlah negara sebagian dikomsumsi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan sebagian untuk di ekspor ke luar negeri . Sedangkan sejumlah negara memerlukan impor kedelai dari negara lain guna memenuhi kebutuhannya.

Sebagai gambaran dari negara-negara yang melakukan ekspor kedelai, berikut ini disajikan ekspor kedelai dari 5 negara- negara  ( dalam metrik ton) pada tahun 2011 sbb:



EKSPOR KEDELAI DARI 5 NEGARA
(metric Ton)
No.
Negara
mTon
Keterangan
01
Amerika Serikat
34,310,514
Th 2011
02
Brasilia
32,985,562
Th 2011
03
Argentina
10,820,030
Th 2011
04
Paraguay
5,010,000
Th 2011
05
Kanada
2,650,762
Th 2011





“FAOSTAT”FAO
  • .    Sedangkan berikut ini adalah 5 negara yang melakukan impor kedelai serta jumlah impor-nya (dalam metrik ton) pada tahun 2011 sbb:
IMPOR KEDELAI DARI 5 NEGARA
(metric Ton)
No.
Negara
mTon
Keterangan
01
China
52,452,852
Th 2011
02
Jepang
  2,830,773
Th 2011
03
Meksiko
  3,340,376
Th 2011
04
Spanyol
  3,176,843
Th 2011
05
Jerman
  3,189,576
Th 2011





“FAOSTAT”FAO

    Sementara itu konsumsi kedelai Indonesia mencapai lk 2,2 juta tons per tahun ; dari jumlah tersebut sekitar 1,6 juta tons harus diimpor. Dan kira-kira 75% dari jumlah kedelai impor tersebut diimpor oleh lima importir yaitu PT Gerbang Cahaya Utama,  PT. Teluk Intan, PT Gunung Sewu, PT Cargill Indonesia, dan             PT Sekawan Makmur Bersama. Sedangkan pada saat harga kedelai sangat tinggi (krisis kedelai) seperti yang terjadi disekitar bulan Agustus 2013 -  untuk menjaga supaya harga tidak terus naik -  Bulog (Badan Urusan Logistik) Indonesia  juga melakukan impor kedelai.

    Sejumlah negara yang melakukan ekspor kedelai –  guna mendapatkan nilai tambah yang lebih besar –  biji kedelai (yang akan di-ekspor) diproses terlebih dahulu menjadi :

    Perkiraan besarnya ekspor soybean-meal (1000 mT) dari 7 negara  pada tahun 2013 lebih kurang  sbb:



    Prakiraan ekspor soybean-meal dari 7 Negara
    No.
    Negara
    1000 mTon
    Keterangan
    01
    Argentina
    28,650
    Th 2013
    02
    Brasilia
    13,500
    Th 2013
    03
    Amerika Serikat
      9,253
    Th 2013
    04
    India
      3,950
    Th 2013
    05
    Paraguay
      2,325
    Th 2013
    06
    Bolivia
      1,290
    Th 2013
    07
    China
      1,000
    Th 2013






    1. . Sedangkan perkiraan besarnya ekspor soybean-oil (1000 mT) dari 7 negara  pada tahun 2013 lebih kurang  sbb:


    Prakiraan ekspor soybean-oil dari 7 Negara
    No.
    Negara
    1000 mTon
    Keterangan
    01
    Brasilia
    41,000
    Th 2013
    02
    Amerika Serikat
    39,463
    Th 2013
    03
    Argentina
    12,000
    Th 2013
    04
    Paraguay
    5,000
    Th 2013
    05
    Kanada
    3,200
    Th 2013
    06
    Uruguay
    3,040
    Th 2013
    07
    Ukraina
    1,000
    Th 2013





    1. .Di Indonesia dan disejumlah negara Asia kedelai diproses menjadi makanan seperti tahu, tempe, susu dll oleh rakyat di rumah-rumah, baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual.
    Seperti telah dijelaskan dimuka kedelai mempunyai nilai gizi yang tinggi, dan sering digunakan sebagai sumber protein pengganti protein yang berasal dari  hewan seperti  daging, telur, dan susu. Kedelai adalah makanan yang umum bagi orang Asia seperti kecap, tahu, tempe, oncom, taucho, susu dan lain-lain, Kedelai juga sering juga sering diolah menjadi berbagai macam makanan dengan direbus,  digoreng, dibuat kecambah, dibuat tepung atau dibuat konsentrat. Satu cangkir konsentrat kedelai setara dengan kebutuhan rata-rata orang dewasa akan protein, vitamin, dan mineral per hari.

    Di sejumlah negara dan juga di Amerika Serikat sebagian besar kedelai digunakan sebagai bahan baku untuk industri seperti :

    • Industri minyak kedelai ;
    • Industri pakan ternak.
    • Industri bahan makanan (kecap, tempe, tahu dll) ;
    Minyak kedelai digunakan dalam industri bahan bangunan seperti untuk bahan pembuatan cat, pernis dll, serta dalam industri bahan makanan seperti  untuk bahan pembuatan susu, margarin, salad dressing dll. Industri bahan makanan yang menghsilkan kecap dan tahu banyak terdapat di China dan Asia Tenggara  yang  masih menggunakan  peralatan dan mesin kuno (out of date). Di Indonesia dan disejumlah negara Asia kedelai sering diproses menjadi makanan seperti tahu, tempe, kecap dan lain lain oleh rakyat di rumah-rumah baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual.

    Pabrik tahu dgn mesin & peralatan kuno 
    Untuk melengkapi bahasan dan renungan tentang kedelai ini, maka berikut ini disampaikan secara singkat salah satu metode pembuatan tahu (tofu) dari kedelai yang sederhana (dapat dilakukan sendiri dirumah-rumah) sbb :
    Pembuatan tahu (tofu) dari kedelai

    Tahu (tofu) adalah makanan populer di Indonesia dan di negara-negara Asia. Selain itu tahu juga terkenal karena menjadi pilihan para vegetarian untuk mendapat asupan protein pengganti daging. Tahu adalah hasil olahan dari kedelai yang di bentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan tekstur yang empuk. Berikut ini adalah metode sederhana untuk membuat tahu. :

    • Bahan : 2 KG kedelai, 1ml asam cuka putih atau bisa juga menggunakan batu tahu (Kalsium Sulfat atau CaSO4), dan air secukupnya.
    • Alat pembuatan tahu : (1). Alat pengaduk ; (2). Cetakan ; (3). Keranjang ; (4). Rak bambu ; (5). Tungku atau kompor ; (6). Alat penghancur (alu) ; (7). Ember besar ; (8). Tampah (nyiru) ; dan (9). Kain Saring atau kain blancu
    • Langkah langkah pembuatan tahu :
      1. Plih kedelai yang bersih dan besar ukurannya, kemudian cuci sampai bersih.
      2. Rendam kedelai dalam air bersih selama 8 jam, Usahakan seluruh kedelai tenggelam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang.
      3. Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali kali. Usahakan kedelai ini sebersih mungkin untuk menghindari kedelai cepat masam.
      4. Hancurkan kedelai dengan cara ditumbuk dan secara perlahan tambahkan air sedikit-demi sedikit sehingga kedelainya berbentuk bubur.
      5. Masak bubur kedelai dengan hati-hati pada suhu 70-80 derajat (biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul pada kedelai yang dimasak). Ingat untuk menjaga agar kedelai jangan sampai mengental.
      6. Saring bubur kedelai tersebut bersama batu tahu atau asam cukup, sambil diaduk secara perlahan. Proses ini akan menghasilkan endapan tahu (gumpalan).
      7. Endapan itu kemudian siap untuk di press dan di cetak sesuai ukuran dan keinginan anda.
      8. Tahu yang dihasilkan dapat diolah lebih lanjut dengan direbus, digoreng, atau dibuat sayur dengan daging, ikan laut, sayuran dan beri garam dan bumbu-bumbu lain.
    Produk tahu
    Sudah barang tentu selain dibuat dengan metode sederhana seperti diterangkan diatas, tahu (tofu) juga diproduksi di pabrik-pabrik dalam skala yang kecil, menengah, maupun skala  besar. Ada bermacam-macam jenis tahu (tofu) seperti  tahu buatan rumahan dan tahu buatan pabrik ; dikenal pula tahu basah (mengandung banyak air), tahu kering, tahu rebus, tahu goreng, kulit tahu, bunga tahu dan lain-lain. Disamping itu tahu (tofu) juga dikenal dari daerah dimana tahu tersebut berasal (dibuat) misalnya tahu Sumedang dan tahu Kediri ataupun tahu impor.
    Demikianlah bahasan dan renungan tentang kedelai. Semoga bermanfaat !
    *
    The soybean itself is a notably inauspicious staple food; it contains a whole assortment of "antinutrients" - compounds that actually block the body's absorption of vitamins and minerals, interfere with the hormonal system, and prevent the body from breaking down the proteins of the soy itself. ( Michael Pollanis  an American author, journalist, activist, and professor of journalism at the UC Berkeley Graduate School of Journalism)

     *