Sabtu, 14 Januari 2017

Terusan Suez

Ngunandiko.118




Terusan Suez
(Suez Canal)

Sebagaimana diketahui, manusia telah membuat sejumlah terusan di berbagai tempat di muka bumi a.l guna memperlacar transportasi melalui air. Sebagai gambaran berikut ini adalah data dari 9 (sembilan) terusan-terusan tersebut sbb :

 9 TERUSAN DI MUKA BUMI
No.
NAMA
LOKASI
PANJANG
DI BUKA
KETERANGAN
01
Beijing-Hanzhou
China
1.104 mil (1.776 km)
5 SM
Menghubungkan Beijing-Tianji s/d Hangzhou.
02
Laut Putih -Baltik
Rusia
141 mil (227 km)
1933
Menghubungkan Baltik dengan Laut Utara
03
Volga-Don
Rusia
62 mil
(100 km)
1952
Menghubungkan sungai Don dgn Laut Hitam.
04
Kiel
Jerman
50 mil    (98 km)
1926
Menghubungkan laut Utara dgn laut Baktik
05
Alphonso XII
Spanyol
53 mil    (85 km)
1926
Menghubungkan Sevilla dgn teluk Cadix
06
Manchester
Inggris
35 mil    (57 mill)
1894
Menghubungkan Manchester dgn Laut Irlandia
07
Welland
Canada
25 mill   (45 km)
1931
Menghubungkan Laut Erie dgn Danau Ontario
08
Panama
Panama
51 mill   (82 km)
1914
Menghubungkan Samudra Atlantik dengan Pacific
09
Suez
Mesir
100 mill (160 km)
1869
Menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah

========================================

Terusan Suez
Pada kesempatan ini “Ngunandiko” ingin membahas dan merenung tentang salah satu dari terusan-terusan tersebut diatas, yaitu terusan Suez (Suez Canal).
Terusan Suez, adalah salah satu saluran air di dunia yang dibuat oleh manusia. Terusan Suez  merupakan sebuah jembatan dan sekaligus garis pemisah antar benua. Terusan (canal) yang terletak di timur laut Mesir ini, membawa Eropa dan Asia lebih dekat, dengan terhubungnya Laut Tengah (Mediterannia) dan Teluk Suez (bagian dari Laut Merah). Hal ini juga menandai batas antara Asia dan Afrika.
Dalam dunia yang penuh warna dan penuh gejolak ini, kiranya tidak ada terusan (canal) yang dapat menyaingi Terusan Suez, jika dilihat dari sisi ekonomi ataupun sisi politik. Kapal berlayar dari Eropa ke Asia dan sebaliknya — baik untuk mengangkut barang dagangan maupun mengangkut balatentara dan lain-lain — yang semula harus mengambil rute  ujung selatan Afrika, dengan adanya terusan Suez telah dipersingkat ribuan kiiometers.
Adanya terusan Suez juga merubah pola hubungan (transportasi) antara Barat (Eropa) dan Timur (Asia), hubungan itu semula bertumpu pada jalan-jalan darat kafilah-kafilah—kafilah  adalah suatu rombongan (dagang)  yang terdiri dari iring-iringan unta di padang pasir a.l di Persia –  berubah menjadi jalan laut melalui terusan Suez. Hubungan transportasi seperti ini (jalan laut) lebih murah, lebih aman dan mempersingkat waktu.
Seperti diketahui sebuah “terusan” (canal) yang menghubungkan Sungai Nil dan Laut Merah telah ada di Mesir hampir 4.000 tahun yang lalu. Dengan suatu perahu kecil, orang bisa bepergian dari Mediterranian melalui Sungai Nil  dan  “terusan” itu ke Laut Merah. Dalam abad-abad berikutnya, “terusan” seperti itu telah dibangun pula, dan tentu saja telah diubah beberapa kali. Kira-kira pada abad ke-8, terusan-terusan sederhana juga masih dibuat orang secara bebas.
Selama beberapa-abad setelah itu, orang-orang masih bermimpi akan adanya sebuah terusan (canal) yang menghubungkan Mediterranian dan laut Merah. Napoleon Bonaparte (1769 – 1821) juga menyatakan minatnya membangun terusan tersebut, tapi para insinyur-nya telah melarangnya.  Para insinyur itu mengatakan  bahwa permukaan Laut Merah lebih tinggi dari Mediterannia, dan jika sebuah terusan (canal) yang besar dibangun, maka itu akan menyebabkan Mesir Hilir dibanjiri air laut.
Dalam pada itu seorang Perancis, Ferdinand de Lesseps (1805 – 1894), tahu bahwa sesungguhnya kedua permukaan laut itu memiliki tingkat ketinggian yang sama.   De Lesseps lalu menyusun rencana untuk membangun terusan (canal) yang menghubungkan laut Mediterannia dan Laut Merah.  
Ferdinand de Lesseps kemudian membentuk suatu perusahaan yang akan membangun terusan (canal) itu, dan menjual saham-nya untuk membiayai pembangunannya. Perusahaan swasta ini, disebut “Suez Canal Company”,   awalnya sulit bagi perusahaan swasta ini menarik investor. 
Namun akhirnya uang dapat terkumpul. Sebagian besar uang untuk terusan itu  berasal dari investor swasta Perancis. Pemerintah Mesir membeli hampir setengah saham perusahaan tersebut. Sementara itu Inggris merasa takut bahwa terusan itu akan mengganggu kepentingan kereta api mereka di Mesir.
Pada tanggal 25 April tahun 1859 dengan susah payah pembangunan terusan itupun dapat dimulai. Namun De Lesseps masih harus menghadapi  banyak masalah antara lain sbb :
  • mengangkut air dan makanan utk para pekerja di gurun yg sangat luas ;
  • jutaan ton tanah harus dipindahkan dgn alat-alat yg ada pada waktu itu ;
  • banyaknya pekerja (termasuk pekerja terampil) yg harus selalu diawasi ;
  • penyakit yg menyerang para pekerjanya ; dan lain-lain.
Mungkin masalah terbesarnya adalah mengangkut air dan makanan untuk para pekerja. Masalah  ini akhirnya dapat dipecahkan dengan menggali  saluran sementara air tawar  dari sungai Nil ke gurun, dan kemudian dialirkan sejajar dengan rute terusan Suez.
Pada tanggal 17 November tahun 1869, terusan Suez itu dapat dibuka, dan diperkirakan telah menelan biaya hampir $ 100.000.000.  Terusan Suez Itu secara teknis  memiliki specifikasi sbb:
  • panjang 172 kilometer (107 mil) ;
  • lebar 54 meter (160 kaki) ;
  • kedalaman (minimum) adalah 8 meter (26 kaki) ;
  • tidak memerlukan kunci (pintu pengatur), karena kedua laut berada di  tingkat ketinggian permukaan yang hampir sama.
  • untuk melayani kapal-kapal di Mediterrania dibangun Port Said.
  • teluk Suez diperbesar, khususnya di sekitar pelabuhan Port Taufiq.
Untuk memperingati pembukaan “Terusan Suez” tersebut, penguasa (khedive) Mesir memerintahkan Giuseppe Verdi untuk menulis opera Aida. Hal semacam itu adalah  untuk pertama kali dilakukan di Kairo, pada tahun 1871.
Terusan Suez ternyata adalah usaha yang sangat menguntungkan. Kapal-kapal bersedia membayar untuk dapat melalui terusan itu, karena dapat menghemat ribuan kilometer perjalanan laut.  Inggris ternyata juga menyadari pentingnya terusan Suez itu. Ketika Pemerintah Mesir memikul hutang yang berat dan akhirnya  terpaksa menjual saham-sahamnya, maka Inggris segera membelinya. Pada tahun 1875 hampir setengah saham  “Suez Canal Company” dimiliki oleh Inggris.
Pada tahun 1870, tahun pertama terusan (canal) beroperasi, ada kira-kira 500 transit, atau kurang dari 2 transit per hari. Namun pada tahun-tahun berikutnya jumlah kapal yang melewati terusan (transit) terus meningkat.
Sebagai gambaran berikut ini disampaikan operasi terusan (canal)  pada tahun 1870, 1966, 1980 dan 2914, yang  lebih kurang adalah sbb:

Tahun
Transit per tahun
Rata-rata per hari
Tonase (Mton)
1870
500
2
-      444.000-
1966
21.000
58
229.000.000
1980
25,000
50
355,600.000
2014
17.000
40
963.000.000




Catatan : Angka-angka dibulatkan

Semula terusan (canal)  tidak mengizinkan lalu lintas dua arah. Namun   untuk memungkinkan lewatnya kapal ke arah lain, maka kapal akan berhenti di sebuah teluk. Waktu transit rata-rata 40 jam, tetapi pada tahun 1939  telah berkurang menjadi 13 jam.
Sebuah sistem konvoi diadopsi pada tahun 1947, yang terdiri dari satu ke utara dan dua ke selatan per hari. Pada tahun 1967 waktu transit  lk 15 jam. Sistem konvoi tersebut juga mencerminkan adanya pertumbuhan   lalu lintas kapal tanker. Dengan beberapa perluasan kanal, waktu transit sejak tahun 1975 bervariasi antara  11 sampai 16 jam. Setelah memasuki kanal di Port Said atau di Suez, kapal dinilai berdasar tonase-kargo (penumpang tidak dikenakan biaya sejak 1950), dan dipandu oleh satu atau dua orang pilot (pemandu). Transit di terusan kanal kemudian   semakin dikendalikan oleh radar. Konvoi menuju selatan di Port Said, Al-Ballah, Danau Timsah, dan Al-KabrÄ«t, di mana ada bypass yang memungkinkan konvoi ke utara untuk melanjutkan tanpa berhenti.
Pada Agustus 2015 perluasan secara paralel 22 mil (35 km) dibuka, dan baru  berjalan di saluran utama, memungkinkan dua arah transit melalui terusan (canal). Saluran utama itu diperdalam untuk memungkinkan lewatnya kapal yang lebih besar. Proyek perluasan kanal diluncurkan oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada tahun 2014, hal itu adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan perekonomian Mesir.

Sebagai gambaran, pada tahun 2015, cargo (kapal pengangkut  barang dagangan)  yang  telah melewati terusan (transit) Suez  sbb ;

CARGO (OIL)
Utara/Selatan
Selatan/Utara
TOTAL (TON)
Crude oil
18,963
61,753
80,716
Motor Spirit
9,858
18,735
28,593
Gas & Diesel Oil
2,208
15,330
17,538
Fuel Oil
26,206
504
26,710
Naphtha
18,258
33
18,291
LPG
1,669
300
1,969
Others Oil
6,553
2,634
9,187
TOTAL OIL
83,715
99,289
183,004




OTHER CARGO



LNG
5,614
21,940
27,554
Cereals
43,495
286
43,781
Fertilizers
8,513
4,087
12,600
Fab Metals
9,538
17,723
27,261
Chemicals
7,630
10,561
18,191
Coal & Coke
3,372
11,145
14,517
Food Stuffs
2,116
527
2,643
Machinery & Parts
3,940
3,295
7,235
Ores & Metals
30,126
511
30,637
Oil Seeds
2,098
1,096
3,194
Vegetable Oils
3,089
10,950
14,039
Containerized Cargo
209,653
219,057
428,710
Others
4,313
5,237
9,550
Total Other Cargos
333,497
306,415
639,912
Grand Total
417,212
405,704
822,916




Tampak bahwa jumlah transit cargo oil memiliki andil lk 35 % ; cargo crude oil memiliki andil lk 10 % ; dan cargo cereals (makanan) lk 5 % dari total transit. Sedangkan dilihat dari arah datangnya cargo, maka jumlah cargo dari kedua arah lk sama.
Dapat dikemukakan disini bahwa dalam “perjajian asli” memberi hak sewa kepada  “Suez Canal Company” selama 99 tahun. Dan menurut Konvensi Konstantinopel, 29 Oktober 1888 semua bangsa memiliki hak menggunakan kanal Suez tersebut. Namun sebagai akibat dari  perang antara negara-negara Arab (termasuk Mesir) dengan Israel pada tahun 1948-1949, maka Mesir menolak untuk membiarkan kapal-kapal Israel menggunakan kanal Suez tersebut.
Pada tahun 1956 Pemerintah Mesir menasionalisasi kanal yang berakibat   pecah perang antara Mesir dan Israel ; pasukan Inggris dan pasukan Perancis mendarat di Port Said. Akibat perang pada tahun 1967 dan 1973-yang berkecamuk di wilayah Suez Canal itu, maka untuk beberapa tahun kanal ditutup. Dan dibuka lagi untuk pelayaran internasional pada tahun 1975.
Dalam pada itu, bangsa Indonesia berdasar undang-undang dasarnya yaitu pada Pembukaan UUD RI 1945 berkuajiban ikut menciptakan perdamaian dunia, maka Indonesia ikut membantu mengatasi “Krisis Suez”  tersebut. Hal itu a.l dilakukannya     dengan menempatkan pasukan TNI sebagai penjaga perdamaian di wilayah Mesir dibawah komando UNEF (United Nations Emergency Forces).
Pasukan UNEF di Suez
Pasukan TNI yang dikirim sebagai penjaga perdamaian di Mesir ini disebut Pasukan Garuda, pasukan yang pertama ini dipimpin oleh Letkol Hartoyo yang kemudian digantikan oleh Letkol Saudi
Pasukan TNI yang dikirim sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian di Mesir ini merupakan Pasukan TNI pertama yang ikut dalam misi perdamaian dunia dan berangkat ke Timur Tengah pada bulan Januari 1957.
Seperti diketahui terusan (canal) Suez pada tahun 1957 telah diperlebar dan diperdalam, dan sejak  saluran (Bypass) dibuka  kapal dapat melakukan perjalanan dari kedua  arah yang berlawanan pada saat yang sama. Cargo benda-benda padat (kering)—non oil pada waktu itu lebih penting daripada cargo benda cair (oil atau minyak). Seiring dengan meningkatnya supply minyak dari wilayah disekitar terusan Suez, maka hal itu kemudian berubah. Terusan Suez lalu diperbesar lagi untuk dapat dilewati oleh kapal supertanker pengangkut crude oil.
Sebelum menutup bahasan dan renungan tentang “Terusan Suez’ ini, maka “Ngunandiko” ingin mengemukakan hal-hal sbb :
  • Beberapa-abad yang lalu orang telah bermimpi akan adanya sebuah terusan (canal) yang menghubungkan laut Mediterranian dengan laut Merah. Bahkan Napoleon Bonaparte (1769 – 1821) juga telah menyatakan minatnya membangun terusan (canal) itu ;
  • Seorang insinyur Perancis, Ferdinand de Lesseps (1805 – 1894), adalah orang yang kemudian membangun terusan Suez tersebut.  Adapun langkah pertama Ferdinand de Lesseps  adalah membentuk perusahaan dan menjual saham-sahamnya untuk membiayai  pembangunan terusan (canal)  itu. Pada 1859 pembangunan terusan itu-pun dapat dimulai ;
  • Perusahaan yang dibentuk oleh Ferdinand de Lesseps itu disebut “Suez Canal Company”.  Pada awalnya sebagian besar saham “Suez Canal Company”  berasal dari investor swasta Perancis dan Pemerintah Mesir yang membeli hampir setengah jumlah saham perusahaan tersebut.
  • Dalam pada itu Inggris merasa kuatir bahwa terusan itu akan mengganggu operasi kereta api Inggris di Mesir. Namun Inggris juga menyadari bahwa terusan Suez itu juga penting baginya. Oleh karena itu ketika Pemerintah Mesir  terpaksa menjual sahamnya di  “Suez Canal Company”, maka Inggris  segera membelinya. Pada tahun 1875 hampir setengah saham di  “Suez Canal Company” dimiliki oleh Inggris.
  • Terusan Suez itu bagi Barat seperti Inggris, Perancis, Belanda, Jerman dll memiliki fungsi strategis untuk mengamankan transportasi pasokan bahan baku dan pasar produk industrinya. Seperti diketahui bahan baku dan pasar industri Barat sebagian besar  berada di koloni koloni-nya di Timur seperti India, Malaysia, Indonesia, Indochina, Australia dll.
  • Terusan Suez juga merupakan usaha yang sangat menguntungkan, kapal-kapal dari berbagai perusahaan (mis ; perusahaan minyak) bersedia membayar dengan baik untuk dapat melalui terusan itu. Hal itu karena dapat menghemat ribuan kilometer perjalanan laut.

  • London - Mumbai
  • Semula  secara tradisional wilayah Persia (Iran) berperan sebagai pusat lalu lintas dagang antara Asia dan Eropa. Namun kemudian menjadi kurang berarti lagi, karena sejak  abad ke 16 lalu lintas dagang itu telah bergeser dari jalan darat (kafilah-kafilah) menjadi jalan laut, lebih-lebih setelah adanya terusan Suez pada abad ke 19.
  • Terusan Suez ini ternyata telah merubah pola lalu lintas dari Barat ke Timur dan sebaliknya. Semula (selama ratusan tahun) lalu lintas dari Barat ke Timur itu bertumpu pada pola transportasi darat (dengan kafilah-kafilah) melalui gurun-gurun pasir di Persia dll, namun kemudian  berubah menjadi bertumpu pada pola transportasi laut.
  • Perubahan pola trnsportasi darat menjadi pola transportasi laut menjadikan terusan Suez sangat penting, baik dari sisi ekonomi maupun politik. Negara-negara disekitar terusan itu berusaha mengusai  terusan Suez itu a.l dengan cara seperti yang dilakukan oleh Mesir yaitu dengan nasionalisasi.
  • Sedangkan negara-negara Barat (Inggris, Perancis dll) berusaha  mengusai terusan Suez itu untuk menjaga kepentingannya dengan cara : mendominasi kepemilikan terusan itu, mengadu domba negara-negara disekitar terusan itu , menyokong berdirinya negara Israel yang pro Barat ; dan cara-cara lain..

Demikianlah bahasan dan renungan singkat tentang terusan Suez. Semoga bermanfaat.
*
“Since 1849 I have studied incessantly, under all its aspects, a question which was already in my mind since 1832. I confess that my scheme is still a mere dream, and I do not shut my eyes to the fact that so long as I alone believe it to be possible, it is virtually impossible. ... The scheme in question is the cutting of a canal through the Isthmus of Suez. This has been thought of from the earliest historical times, and for that very reason is looked upon as impracticable. Geographical dictionaries inform us indeed that the project would have been executed long ago but for insurmountable obstacles. [On his inspiration for the Suez Canal.]” 
 
Ferdinand de Lesseps
*


Senin, 21 November 2016

MUTIARA.(Albert Einstein)

Ngunandiko. 114



Mutiara

(Albert Einstein)



Ngunandiko dengan judul "Mutiara (Albert Einstein)" ini berisikan beberapa  quotation dari Albert Einstein (1879 – 1955),  ia adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dikenal secara  luas, dan sebagai salah satu ilmuwan terbesar sepanjang masa. 

Quotation-quotation ini dimaksudkan untuk melengkapi bahasan dan renungan “Ngunandiko” tentang “Sains”; dimana  tegak dan tumbuhnya suatu bangsa dan negara sangat tergantung pada penguasaannya atas sains dan teknologi.

Quotation-quotation ini diambil secara acak dari berbagai sumber, agar  kita dapat gambaran yang luas mengenai pemikirannya, mengingatnya, dan merenungkannya kembali.

Beberapa quotation Albert Einstein tersebut adalah sbb:
  • To raise new questions, new possibilities to regard old problem from new  angle requires creative imagination and marks real advance in science (Albert Einstein).


  • Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban (Albert Einstein). 


  •   The world is a dangerous place, not because of those who do evil, but because of those who look on and do nothing (Albert Einstein)


  •  Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya (Albert Einstein).
Demikianlah beberapa "Quotation" dari Albert Einstein seorang cendekiawan terkemuka didunia
Semoga bermanfaat.
*

Dalam sistem kapitalisme, barang dagangan itu dihasilkan oleh pemilik modal dan buruh yang bekerja secara bergotong-royong, tetapi dalam membagi keuntungan hasil penjualan-nya, yang menentukan adalah si pemilik modal. (Sudiyono Djojoprajitno)

Jumat, 11 November 2016

SAINS, Bagian.2

Ngunandiko.113




Sains
(Ilmu Pengetahuan)

Bagian ke-2


4.   TUJUAN SAINS YUNANI.

Banyak orang – antara lain para filsuf dan ilmuwan Yunani – bekerja dengan cara yang sangat mirip ilmuwan (scientist) modern. Tujuan orang-orang Yunani adalah memahami alam, namun tidak mengubah alam itu. Gagasan bahwa alam dapat diubah tidak masuk ke dalam pikiran mereka.
Sains Yunani pada masa itu  sudah sangat tinggi, tetapi kemudian  memudar dan berhenti berkembang ; sehingga banyak negara lain yang  menyusulnya.
Jika dipandang dari penjuru sains (ilmu pengetahuan), maka  bangsa Yunani itu adalah bangsa  terbesar pada masa-nya. Ilmu apa saja, kalau kita gali asalnya, kita berjumpa dengan Aristoteles.
Karl Marx, tak jemu-jemunya memberi pujian kepada para “singa-pikiran” Yunani itu :
  • .Galen menanam biji kedokteran ;
  • .Euclides mengumpulkan matematika ;
  • .Phytagoras pasti kita pelajari di sekolah ;
  • .Archimedes tak bisa dilupakan dalam ilmu alam ; serta
  • .Demokritus dan Heraklitos, bapak teori molekul dan teori atom, bapak dialektika.

Pikiran-pikiran Yunani menjadi makin berarti dan makin penting seiring dunia yang bertambah tua.

5.   SAINS DI DUNIA ISLAM (MUSLIM)

Salah satu episode menarik dalam sejarah sains (ilmu pengetahuan) adalah yang  menyangkut berpindahnya (migration) limu-ilmu (teori dan teknik) dari Yunani. Pada abad-abad awal era baru. ilmu Yunani pindah ke Timur Tengah dan Timur Dekat., dan ilmu itu ternyata tetap hidup. Ilmu-ilmu itu kemudian perlahan-lahan diserap kembali oleh Kristen di Barat  selama Abad Pertengahan. Jadi kita menemukan situasi historis yang unik. Selama ratusan tahun di Eropa (rumah utama ilmu pengetahuan modern) ilmu telah pergi ; dan Eropa hampir tanpa kegiatan ilmiah. Sementara itu di Persia dan Arab sekolah ilmu pengetahuan berkembang dan memberi sumbangan yang berarti,   sumbangan itu boleh dikatakan berasal dari tradisi Yunani yang baru saja mereka warisi.
Ide-ide ilmiah itu, semula untuk pertama kalinya dibawa ke Persia oleh sekelompok orang Kristen Yunani. Orang Kristen Yunani itu mendirikan sekolah tentang obat-obatan (medicine) dan ilmu pengetahuan (science). Setelah kaum Muslimin menaklukkan wilayah itu (Persia) pada tahun 637, para ilmuwan ulama sekolah itu menerjemahkan teks ide-ide ilmiah itu ke dalam bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa umum dari semua muslim (orang yang mengikuti ajaran Muhammad). Dan ide-ide ilmiah itu (tentang obat-obatan dan ilmu pengetahuan) menyebar melalui Islam ke dunia Islam—negara- negara di mana kaum Muslimin hidup. Selama abad ke-8 dunia Islam meliputi wilayah-wilayah dari Spanyol sampai ke Asia Tengah, dan semua terkait dengan bahasa dan budaya yang sama.
Para ilmuwan Islam mengikuti tradisi yang dimulai oleh orang-orang Yunani ; yaitu menyimpan sejumlah besar informasi bersama-sama ke dalam suatu buku yang disebut sebagai "ensiklopedi".
Di antara yang terbesar dari buku-buku tersebut adalah ensiklopedi medis, seperti :
  • Komprehensif Kitab Al-Razi, atau Rhazes (865-925); dan
  • Canon of Medicine Ibnu Sina, atau Avicenna (980-1037).

Rhazes ataupun oleh Avicenna tidak mengembangkan  teori-teori medis baru. Namun mereka mengembangkan banyak metode praktis untuk mengobati orang sakit dan penggunaan sejumlah obat-obatan baru. Walaupun demikian ada penemuan medis baru yang dibuat oleh dokter Ibn al-Nafis (1210-1288). Dimana dokter Ibn al-Nafis tersebut menggambarkan aliran darah melalui paru-paru (sirkulasi darah di paru-paru).
Para ilmuwan Islam juga memberi sumbangan ke bidang lain (selain obat-obatan), yaitu di bidang optik dan ilmu cahaya. Hal itu timbul dari kepentingan para dokter Islam akan penyakit mata yang umum di negara-negara gurun. Buku “Optical Thesaurus”, yang ditulis oleh Ibn al-Haitham, atau Alhazen (965 - 1039), selama ratusan tahun dipakai oleh para sarjana  di negara-negara Islam dan di Eropa sebagai teks utama untuk studi optik.
Kiranya kita perlu mengucapkan terima kasih kepada orang-orang Arab yang telah memperkenalkan “Sistem Angka Hindu-Arab”, yang memiliki dampak sangat penting bagi “arithmatic”, dan masih kita pakai sampai sekarang. Selain itu teknik perhitungan variable (jumlah yang tidak diketahui), yang dikenal sebagai ”aljabar” . Aljabar dipungut oleh orang Arab dari matematika India.
Sistem angka Hindu-Arab ialah sistem angka kedudukan persepuluh yang dibentuk pada abad ke-9 oleh ahli matematika India, hal itu kemudian dipungut  oleh :
  • ahli matematika Persia (Al-Khawarizmi) dalam bukunya “Pengiraan dengan angka Hindu” yang ditulis sekitar 825M ; dan 
  • anli matematika Arab ( Al-Kindi) dalam bukunya “Penggunaan angka India” yang ditulis tahun 830M.

Kedua buku itu kemudian tersebar ke dunia barat (Eropa) pada zaman Pertengahan.
Sistem angka Hindu-Arab  ini adalah berasaskan sepuluh (asalnya sembilan), simbol yang digunakan untuk mewakili sistem ini pada dasarnya adalah berkembang di luar sistem itu sendiri. Simbol yang digunakan berasal dari angka Brahmi ; telah berkembang menjadi pelbagai variasi semenjak zaman Pertengahan.

a.   Peranan ilmuwan Islam terhadap Ilmu kimia.
Orang-orang Islam telah memberi sumbangan yang sangat besar bagi ilmu pengetahuan kimia. Orang-orang Islam itu menyumbang  pengetahuan kimia yang dikumpulkannya dari orang-orang Mesir, Babilonia, dan Yunani serta pengetahuan kimia yang didapatkannya sendiri. Pengetahuan kimia yang didapatkannya sendiri itu diperoleh dari  pengetahuan  para ilmuwan sebelumnya ditambah informasi-informasi yang diperolehnya sendiri, dan kemudian dikembangkannya menjadi beberapa prinsip kimia umum. Prinsip-prinsip ini selanjutnya digunakan oleh ahli kimia Eropa selama ratusan tahun.

Ilmuwan Islam

Tak diragukan bahwa Ilmu kimia merupakan sumbangan penting       yang telah diwariskan oleh ilmuwan Islam bagi peradaban modern. Para ilmuwan dan ahli sejarah Barat pun mengakui bahwa dasar-dasar ilmu kimia modern diletakkan oleh para kimiawan Muslim. Tak salah jika kimiawan Muslim bernama “Jabir Ibnu Hayyan (756 – 815)” sering disebut sebagai “Bapak Kimia Modern”.
b.   Peranan ilmuwan Islam terhadap pengetahuan lainnya.
Pengembangan  pembuatan kertas (paper making) oleh kaum Muslimin pada tahun 751 adalah sangat penting bagi para ilmuwan. Meskipun pembuatan kertas itu  diadaptasi oleh kaum Muslimin dari China, namun melalui mereka (orang orang Arab) pembuatan kertas itu dibawa ke Barat.
Sains Islam dalam banyak hal adalah perpanjangan dari tradisi Yunani.  Namun Arab (Islam) mampu memanfaatkan tradisi Yunani itu dan menambahnya dengan berbagai ilmu dari negara-negara non-Yunani seperti Persia, India, dan China. Dengan demikian bisa memperluas sejumlah bidang ilmu alam dan filsafat. Sejumlah bidang ilmu alam dan filsafat itu tidak pernah mencapai puncak setinggi  yang dicapai oleh ilmu dan tradisi Yunani, namun para ulama dan sarjana  Arab terus membawa ilmu dan tradisi yang berasal dari Yunani itu tetap hidup dan berkembang selama dunia Eropa dalam keadaan tertidur.

6.   SAINS EUROPA PADA ABAD PERTENGAHAN.

Antara abad ke-11 dan ke-15, di periode yang dikenal sebagai Abad Pertengahan, banyak perubahan terjadi di Eropa yang memiliki dampak signifikan pada pembelajaran. Beberapa dampak tersebut adalah karena penemuan  dari China dan Islam seperti :
  • .penemuan  mesiu,
  • .penemuan kertas ; dan
  • .penemuan  kompas serta instrumen lainnya untuk navigasi.

Sementara itu kegiatan perdagangan juga sangat meningkat, hal itu berakibat penyebaran ide-ide baru dan munculnya universitas-universitas (kata "universitas" berasal dari bahasa Latin universitas magistrorum et scholarium, yang kira-kira berarti "komunitas guru dan ulama."  Universitas diciptakan di Italia dan berkembang dari sekolah Katedral untuk pendeta selama Abad Pertengahanlihat Wikipedia) antaranya adalah .
  • .Universitas Bologna dan  Padua di Italia.
  •  Cambridge dan Oxford di Inggris ; dan
  • .Universitas Paris di Perancis ; dan
Perang Salib-perang yang dilancarkan oleh orang-orang Kristen terhadap kaum Muslimin  membawa terjadinya kontak antara ilmuwan Islam dengan pemikiran-pemikiran Yunani. Hal itu membantu menghidupkan kembali ilmu dan pemikiran Yunani yang telah dilupakan. Lembaga-lembaga sebagai pusat untuk menerjemahkan dan mempelajari karya-karya Yunani dan Arab telah berdiri di Spanyol dan Sisilia, di kedua tempat itu perang Salib juga dilancarkan. Para ulama dan sarjana di pusat-pusat tersebut telah secara lengkap  mempelajari  hampir seluruh karya Yunani dan Arab  untuk dibawa kembali ke Eropa Barat.
Seperti diketahui, telah lama sejumlah sarjana menekankan pentingnya suatu percobaan (experiment) untuk membuktikan fakta-fakta ilmiah ; di antara  sarjana-sarjana itu adalah :  
  • Roger Bacon (1214 - ....) di Inggris ; dan
  • Theodoric Freiburg (1250 - 1311) di Jerman.

Disamping itu beberapa ahli anatomi juga telah memeriksa secara langsung tubuh manusia untuk mempelajari fakta-fakta yang ada pada tubuh manusia, dan bukan  hanya mengandalkan teori seperti masa-masa  sebelumnya.
Setelah berkembang cukup jauh, sains itu akhirnya terpisah menjadi 2 (dua) pisahan ilmu atau sains :
  •  pisahan sains yang berkembang dalam ide-ide dan teori-teori ;
  •  pisahan sains yang berkembang dalam proses penggunaannya.

Kedua pisahan sains tersebut adalah  seperti layaknya kepala dan tangan yang terpisah ; pada waktu ini hal itu dikenal sebagai "sains (ilmu pengetahuan)" dan "teknologi".
Pada abad ke-16 dan ke-17 kedua pisahan ilmu itu bertemu kembali, hal itu menandai lahirnya sains (ilmu pengetahuan) modern, yaitu : sains  yang menggunakan teori, pengamatan, percobaan (experiment)  dan hubungan matematika.  Sains modern berusaha tidak hanya untuk memahami alam, tetapi juga mengendalikan dan mengubah alam itu.
Selama Abad Pertengahan, sajana-sarjana  gereja –seperti Albertus Magnus (1206 - 1280), Thomas Aquinas (1225 – 1274), dan lain-lain sepertinya selalu mengikuti  pandangan kaum Arestotelian, yaitu  pandangan utama gereja (kaum Kristiani). Pada waktu itu pandangan gereja merupakan satu-satunya pandangan resmi yang berlaku. Keadaan itu menyebabkan para ilmuwan sangat sulit untuk tidak setuju secara terbuka dengan ide-ide yang yang telah diterima gereja.
Namun demikian, pada masa itu, masih ada  kemajuan-kemajuan  di  berbagai bidang keilmuan antara lain :
  • mekanika (studi ilmu gerak benda) ;
  • penggunaan matematika untuk mempelajari fenomena alam ;
  • eksperimen (a.l melalui percobaan di laboratorium) untuk mempelajari fenomena alam ;  dan
  • lain-lain seperti pembentukan universitas..

Pembentukan universitas inilah yang kiranya memberi sumbangan besar, dalam Abad Pertengahan, bagi pengembangan sains. Di universitas -universitas itulah para sarjana (cendikiawan-cendikiawan) dapat bersama-sama dalam suatu kelompok mempelajari dan mengumpulkan pengetahuan, dan kemudian diteruskan oleh orang-orang lain yang datang kemudian.

7.   LAHIRNYA KEMBALI SAINS (RENAISSANCE).

Pada pertengahan abad ke-16 telah ditemukan kompas dan mesin cetak, selain itu para pelaut telah berlayar ke seluruh dunia dan membuktikan bahwa bumi itu bulat—walaupun bahwa bumi itu bulat telah diyakini oleh sejumlah orang jauh sebelumnya seperti misalnya Aristoteles (384 SM – 322 SM) .
Penemuan mesin cetak dan pencetakan buku itu telah meningkatkan dan memudahkan penyebaran pengetahuan dan naskah-naskah kuno yang telah dilupakan. Pengetahuan dan naskah-naskah kuno itu dapat dicetak kembali sebagai informasi melalui mesin cetak dan buku-buku. Dengan demikian suatu semangat baru tumbuh dikalangan para sarjana (cendikiawan-cendikiawan) untuk mengamati dengan cermat (to observe carefully), mengukur (to measure), dan  melakukan percobaan  (to experiment) dalam mempelajari gejala-gejala alam.
Periode ini disebut Renaissance, sebuah kata dari bahasa Perancis yang artinya adalah  "kelahiran kembali (rebirth)". Selama masa Renaissance pendekatan baru dalam ilmu pengetahuan atau sains diperkenalkan. Para ilmuwan mulai mengamati dengan cermat, mengukur, dan melakukan percobaan (experiment) dalam mempelajari fenomena alam.
Tahun 1543 ditandai oleh suatu peristiwa yang paling penting dalam perkembangan sains (ilmu pengetahuan)  baru. Pada tahun 1543 itu dua buku besar telah terbit yaitu  :
  • De Revolutionibus orbium coellestium (“On the Revolutions of the Heavenly Bodies”) ditulis oleh Nicolaus Copernicus (1473 – 1543) ;
  • De humani corporis fabrica (“On the Structure of the Human Body”) ditulis oleh Andreas Velasius (1514 - 1564).

    Pada masa Renaissance para ilmuwan dengan cermat mengamati, megukur dan melakukan percobaan untuk mempelajari fenomena alam . para ilmuwan tersebut antara lain adalah Nicolaus-Copernicus (1473 - 1543) dan Andreas-Vesalius (1514 - 1564) seperti berikut ini.

a. Nicolaus Copernicus.
Dalam buku-nya Copernicus mengemukakan teori bahwa bumi bergerak mengelilingi matahari. Teori ini adalah dasar dari teori modern dari tata surya.
Teori Copernicus menyatakan bahwa matahari adalah pusat dari tata surya. Ia menyatakan bumi adalah planet seperti Venus, Mars, dan lain-lain. Semua planet berputar mengelilingi matahari dalam orbit lingkaran. Menurut teori Copernicus, bumi memiliki tiga gerakan :

  • gerakan sehari-hari berputar pada porosnya sendiri ;
  • orbit tahunan mengelilingi matahari ; dan
  • gerakan melingkar sangat lambat dari poros itu sendiri.
Dalam bukunya Copernicus memberi serangkaian argumen matematika yang panjang untuk membuktikan gerakan ini.
Ada beberapa kelemahan dalam teori Copernicus. Yang terbesar di antaranya adalah pernyataan bahwa planet-planet bergerak dalam orbit lingkaran sempurna. Dengan menggunakan teori Copernicus sebagai dasar, kemudian para astronom mampu memberikan gambaran yang lebih akurat dari sistem surya.

b. Andreas Vesalius.
Selama lk 1.300 tahun cara pengobatan seperti yang dilakukan oleh Galen (130 – 218) telah diterima di Eropa. Galen mengembangkan teorinya tentang tubuh manusia dengan cara membedah tubuh kera dan hewan lainnya. Galen melakukan sangat sedikit studi tentang tubuh manusia dengan hanya mengamatinya. Beberapa ahli anatomi setelah Galen telah melakukan  pembedahan atau disseeting tubuh. (Dissection is the dismembering of the body of a deceased animal or plant to study its anatomical structure.). Para ahli anatomi memiliki pembantu (asistent) yang melakukan pekerjaan yang sebenarnya, sementara itu para ahli anatomi tersebut duduk beberapa kaki jauhnya dan mengawasi. Ahli anatomi Belgia (Vesalius) membuat uraian dan gambar bagaimana seorang ahli anatomi harus melakukan pembedahan (disseeting). Vesalius menyatakan bahwa ini adalah satu-satunya cara seorang ahli anatomi bisa belajar tentang apa yang sebenarnya dari tubuh dan bagian-bagiannya.
Vesalius ragu dengan beberapa ide Galen, namun Vesalius  menambahkan bahwa cara pengamatan (obsevation) dalam anatomi  sangat berharga bagi ahli anatomi. Vesalius menjelaskan dalam bukunya (Fabrica) rincian studi tubuh manusia secara keseluruhan. Fitur yang paling mencolok dari “Fabrica” adalah gambar-gambar megah anatomi yang dibuat oleh salah satu seniman besar pada waktu itu.


“Fabrica” menjadi buku teks yang digunakan dalam studi anatomi selama bertahun-tahun. Kebanyakan ilmuwan berpikir bahwa seluruh studi anatomi pada waktu itu dibentuk oleh metode Vesalius sebagaimana tercantum dalam bukunya yang terkenal.

8.   REVOLUSI SAINS

Gerakan untuk mempelajari sains (ilmu pengetahuan) dengan pengamatan (observation) dan percobaan (experiment) dimulai pada abad ke-16. Dan selama abad ke-17 gerakan ini telah menjadi suatu revolusi sains.
Pada tahun-tahun awal abad ke-17 telah muncul sejumlah pernyataan yang ditulis tentang bagaimana sains (ilmu pengetahuan) harus dilakukan. Pada awal abad itu, pada tahun 1600, sebuah buku berjudul De Magnete ("Mengenai Magnet") karya Williams Gilbert (1540-1603) telah terbit. Dalam buku itu, Gilbert melakukan lebih daripada studi langsung tentang magnet, namun Gilbert juga memberi contoh-contoh dari percobaan (experiment). Hal seperti itu merupakan suatu pendekatan baru dalam sains. Bahkan Gilbert men-dedikasi-kan bukunya kepada orang-orang "yang mencari pengetahuan tidak dari isi buku, namun langsung dari benda-benda itu  sendiri” (bersambung).

*
Science knows no country, because knowledge belongs to humanity, and is the torch which illuminates the world. Science is the highest personification of the nation because that nation will remain the first which carries the furthest the works of thought and intelligence. (Louis Pasteur).

*